IMPLIKASI PENYELENGGARAAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU TERHADAP REFORMASI BIROKRASI

Authors

  • Diky Pranata Kusuma STAI Ma'arif Jambi

Keywords:

Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Reformasi Birorasi Birokrasi

Abstract

Pandangan  yang  melekat  pada  sebagian  besar  pelayanan  publik  di Indonesia  salah  satunya  dikarenakan  masih  kurangnya  profesionalisme petugas  pada  organisasi  pelayanan.  Kenyataan  ini  menuntut  perhatian  yang khusus pada para pegawai terutama yang bertugas langsung dalam penyediaan pelayanan  publik.  Pengelolaan  pegawai  yang  tepat  atau  sesuai  dengan kompetensi  yang  dimiliki  juga  menjadi  keharusan  bagi  organisasi  penyedia pelayanan publik. Pemberian pelayanan tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak didukung  oleh pegawai yang memiliki kemampuan yang baik di bidang jasa pelayananan  yang  disediakan.  Bagi  aparatur  pelayanan  yang  perlu  mendapat perhatian  adalah  orang  yang  sangat  puas  akan  mempunyai  ikatan  emosional dengan  suatu  produk,  dan  ini  menyebabkan  loyalitas  pelanggan  menjadi tinggi.  Oleh  karena  itu,  aparatur  pelayanan  dihadapkan  pada  tantangan membangun  budaya  organisasi,  yaitu  agar  semua  orang  yang  berada  di lingkungan organisasi bertujuan untuk memuaskan pelanggan. Pelayanan  publik  menjadi  salah  satu  indikator  dalam  menentukan keberhasilan  pemerintah  dalam  menjalankan  roda  pemerintahan.  Salah   satu diantaranya  adalah  penyelenggaraan   pelayanan  terpadu  satu  pintu  dalam pengurusan  perizinan.  Pelayan  terpadu  satu  pintu  dimaksudkan  untuk menyederhanakan  birokrasi  sehingga  lebih  efektif  dan  efisien.  Sehingga publik merasakan pelayanan yang mudah, murah dan memuaskan.

Downloads

Published

2020-03-11

Issue

Section

Articles