FILSAFAT TAUHID PERSPEKTIF ABDURRAHMAN WAHID
DOI:
https://doi.org/10.70338/mikraf.v5i2.155Keywords:
Filsafat, Tauhid, Abdurrahman WahidAbstract
Abdurrahman Wahid, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Dur, menawarkan perspektif tauhid yang menekankan pada prinsip-prinsip inklusivitas, pluralisme, dan kemanusiaan. Dalam pandangannya, tauhid bukan hanya tentang pengakuan keesaan Tuhan, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai ketuhanan tersebut diterapkan dalam kehidupan sosial dan politik. Gus Dur percaya bahwa tauhid harus mendorong umat Islam untuk menghargai perbedaan, memperjuangkan keadilan, dan melindungi hak-hak asasi manusia. Ia juga menekankan bahwa interpretasi yang sempit dan eksklusif terhadap tauhid dapat menimbulkan konflik dan ketidakadilan. Dengan demikian, Gus Dur mengajak umat Islam untuk mengembangkan pemahaman tauhid yang lebih luas dan kontekstual, yang mampu menjawab tantangan zaman modern.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Hilfah Chaniago

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








