PENDIDIKAN KARAKTER DI PONDOK PESANTREN
DOI:
https://doi.org/10.70338/mikraf.v3i1.82Keywords:
Pendidikan, Karakter, PesantrenAbstract
Pondok Pesantren sebagai tempat belajar santri menempati posisi strategis dalam membentuk karakter anak bangsa. Pesantren pula yang menentukan ciri dan watak keislaman di nusantara sejak masa kerajaan-kerajaan Islam. Pesantren muncul dan berkembang memasuki pelosok-pelosok pedesaan, dari lembaga pendidikan inilah dapat dihimpun sejumlah naskah yang mendasari keislaman masyarakat di Asia Tenggara hinga sekarang. Para santri yang belajar dalam satu Pondok biasanya memiliki rasa solidaritas dan kekeluargaan yang kuat baik antara sesama santri, maupun antara santri dan Kyai maupun Bu Nyai mereka. Situasi yang berkembang di antara para santri menumbuhkan sistem sosial tersendiri. Di dalam Pesantren para santri belajar hidup bermasyarakat, berorganisasi, memimpin dan dipimpin. Mereka juga dituntut untuk dapat menaati Kyai dan meneladani kehidupannya dalam segala hal, disamping harus bersedia menjalankan tugas apapun yang diberikan. Maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk membahas dan mengetahui: Pertama, esensi dan urgensi pendidikan karakter. Kedua, peran strategis pesantren mengimplementasikan pendidikan karakter, serta yang ketiga adalah metode dan teknik pendidikan karakter di Pondok Pesantren. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif yang dilihat melalui sudut pandang pendidikan dengan mengkaji tentang pendidikan karakter di Pondok Pesantren.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Tamsir Tamsir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








